Vol 2, No 1 (2016)

Juni

Perkembangan hukum internasional yang sangat pesat disertai juga dengan perkembangan cabang-cabang ilmu baru dalam hukum internasional, antara lain: hukum pidana internasional dan suaka. Aturan dasar UDHR menunjukkan bahwa suaka merupakan bagian Hak Asasi Manusia (HAM) yang muncul ketika ada ketakutan atas bahaya persekusi, tetapi tidak berhak diberikan bagi pelaku tindak pidana atau kejahatan non-politik. Demikian pula hubungan antar Negara yang saat ini tidak lagi dibatasi oleh kedaulatan negara secara absolut, sebagai contoh penggunaan intervensi kemanusiaan manakala saat terjadi konflik bersenjata Negara gagal memberikan perlindungan kepada penduduk sipil. Dalam situasi war on terror, teroris yang menggunakan kekerasan bersenjata merupakan penduduk sipil sehingga berdasarkan hukum humaniter internasional keterlibatan teroris dianggap sebagai pemberontak yang tidak sah (Unlawfull Belligerent).
Oleh karena itu, edisi ketiga Jurnal Belli ac Pacis menampilkan perkembangan kontemporer dari cabang ilmu baru dalam hukum internasional sebagai telaah dari praktek Negara saat ini.

Daftar Isi

Artikel

LEGALITAS PEMBERIAN SUAKA TERHADAP EDWARD SNOWDEN OLEH RUSI PDF
Devi Asprilla, Ayub Torry Satriyo Kusumo
STATUS TERORIS DALAM WAR ON TERROR (KAJIAN BERDASARKAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL) PDF
Ivan Fatoni Purnomo, Sri Lestari Rahayu
TINJAUAN HUKUM INTERNASIONAL ATAS SERANGAN MILITER AMERIKA SERIKAT TERHADAP ISLAMIC STATE OF IRAQ AND SYRIA DI WILAYAH NEGARA IRAK DAN SURIAH PDF
Rizky Irfano Aditya, Siti Muslimah
LEGITIMASI PENGGUNAAN CRUISE MISSILE SEBAGAI INTERSTATE WEAPON DALAM PERANG UDARA PDF
I Made Dwi Abiyoga Paramartha, Prasetyo Hadi Purwandoko,, Rachma Indriyani
BENTUK TANGGUNG JAWAB PARA PIHAK DALAM KONFLIK BERSENJATA NON-INTERNASIONAL DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA PENDUDUK SIPIL PDF
Yusniar Dwi Agustin, Diah Apriani Atika Sari


ISSN: 2460-5247