Vol 1, No 1 (2015)

Hukum internasional modern beberapa dekade terakhir mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini ditandai dengan lahirnya Negara dalam pengertian yang modern, serta sistem hukum yang mengatur hubungan antar negara dan entitas hukum internasional satu sama lain.

Hubungan antar Negara tidak lagi dibatasi oleh kedaulatan negara secara absolut, sebagai contoh dalam hal terjadinya kejahatan perang, maka masyarakat internasional dapat menuntut Negara atau bahkan individu untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut berdasarkan prinsip universal. Ketaatan Negara untuk tunduk pada hukum internasional tidak lagi bermuara pada keterikatan Negara pada perjanjian
internasional tertentu atau sumber utama hukum internasional lain yang bersifat hard law. Praktek Negara akhir-akhir ini menunjukkan pergesaran dari sistem hukum hard law ke soft law (hukum lunak) yang bisa menjadi solusi alternatif dalam memecahkan kebuntuan manakala kompromi-kompromi politik internasional sulit diwujudkan.


Warna-warni perkembangan hukum internasional dapat kita maknai bahwa adanya kebutuhan masyarakat internasional untuk membentuk suatu sistem hukum yang dapat diterima semua pihak, khususnya Negara sebagai subjek hukum internasional par excellence. Oleh karena itu, tidak berlebihan kiranya edisi pertama Jurnal Belli ac Pacis menampilkan warna-warni perkembangan hukum internasional kontemporer sebagai telaah dari praktek Negara saat ini.

Daftar Isi

Artikel

URGENSI PEMBENTUKAN INDONESIA SEA AND COAST GUARD SEBAGAI PELAKSANAAN KONVENSI INTERNATIONAL MARITIME ORGANIZATION (IMO) MENGENAI KEAMANAAN LAUT PDF
Liberta Bintoro Ranggi Wirasakti ,, Siti Muslimah ,
LEGALITAS PENGGUNAAN DRONE YANG MELINTASI BATAS NEGARA BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL PDF
Neza Zakaria ,, Sasmini ,
KEKUATAN MENGIKAT ASEAN MUTUAL LEGAL ASSISTANCE TREATY (AMLAT) BAGI NEGARA ANGGOTA ASEAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM KEJATAN TRANSNASIONAL PDF
Indira Devitasari ,
DAMPAK KEBIJAKAN ZEROING OLEH AMERIKA SERIKAT TERHADAP PRODUK IMPOR UDANG DARI CHINA PDF
Zulfana Rizki Danirmala ,, Emmy Latifah ,
ASEAN REGIONAL FORUM: REALIZING REGIONAL CYBER SECURITY IN ASEAN REGION PDF
Bima Yudha Wibawa Manopo ,, Diah Apriani Atika Sari ,
LEGITIMASI PELAKSANAAN REFERENDUM RAKYAT KRIMEA SEBAGAI UPAYA MENENTUKAN NASIB SENDIRI MENURUT KETENTUAN HUKUM INTERNASIONAL PDF
Bernardus Bayu Prasetyo ,, Sri Lestari Rahayu ,
STATUS KONFLIK DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PADA KONFLIK ISLAMIC STATE OF IRAQ AND SYRIA (ISIS) DALAM PERSPEKTIF HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL PDF
Al Wasilah Untung Sukowati ,
KAJIAN MENGENAI PERBURUAN PAUS PILOT (GRINDADRAP TRADITION) DI KEPULAUAN FAROE ATLANTIK UTARA BERDASARKANINTERNATIONAL CONVENTION FOR THE REGULATION OF WHALING (ICRW) PDF
Galuh Purborini ,
TINJAUAN MENGENAI KONSEP MARITIME SAFETY BELT INDONESIA DALAM UPAYA PERLINDUNGAN WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA PDF
Febrika Ganang Adista ,
KONFLIK BERSENJATA DI WILAYAH UKRAINA TAHUN 2014 MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL PDF
Mirsa Prajodi ,, Handojo Leksono ,, Ayub Torry Satriyo Kusumo ,


ISSN: 2460-5247