EKSISTENSI ANJAK PIUTANG (FACTORING) DARI SISI YURIDIS DAN EKONOMIS

Holy Oktaviani Putri ., Burhanudin Harahap .

Sari


Abstract

This Journal aims to determine juridically and economically the Existence of Factoring.  The method that is used by this journal is normative method. Existence Factoring in Indonesia is released by Presidential Decree No. 61 of 1988 and the Ministry of Finance Decree No. 1251/KMK.013/1988. Although not regulated specifically in Civil Code and other legislations, because of the development of Factoring in Indonesia, so there are many regulations in Indonesian Law that can be used as legal basis for existence Factoring, which is divided in 2: Substantive law basis and administration law basis. Substantive law basis then split in 2, Pure Substantive law basis and Procedural Substantive law basis. By the Factoring company, it is possible for the clients to easily and rapidly gain the source of financing. Then, The Factoring Company can help the credit management field problem. So, the clients can focus in enhancement production and sale activity.

Keywords : Factoring, Client, Existence.

Abstrak

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui Eksistensi Anjak Piutang (Factoring) Dari Sisi Yuridis Dan Ekonomis. Metode yang digunakan adalah penelitian secara normatif. Eksistensi anjak piutang di Indonesia dimulai dengan diluncurkannya Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988. Walaupun tidak diatur secara khusus di dalam KUH Perdata dan peraturan perundang-undangan lainnya, karena semakin berkembangnya kegiatan anjak piutang di Indonesia, maka ada beberapa ketentuan dalam hukum Indonesia yang dapat menjadi dasar hukum bagi eksistensi anjak piutang yang dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu Dasar Hukum Substantif dan Dasar Hukum Administrasi. Dasar Hukum Substantif kemudian dibagi menjadi 2, yaitu Dasar Hukum Substantif Murni dan Dasar Hukum Substantif Bertendensi Prosedural. Melalui perusahaan anjak piutang, dimungkinan bagi klien untuk memperoleh sumber pembiayaan secara mudah dan cepat. Disamping itu, perusahaan anjak piutang dapat membantu mengatasi kesulitan dalam bidang pengelolaan kredit. Dengan demikian klien dapat lebih berkonsentrasi pada kegiatan peningkatan produksi dan penjualan.

Kata Kunci : Anjak Piutang, Klien, Eksistensi.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.