PENGUASAAN TANAH OLEH WARGA NEGARA ASING DENGAN PERJANJIAN PINJAM NAMA (NOMINEE) DI WILAYAH INDONESIA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1960

Mangiliwati Winardi .

Sari


Abstrak

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penguasaan hak atas tanah di Indonesia oleh Warga Negara Asing yang dilakukan dengan perjanjian pinjam nama (nominee) yang mengikat  Warga Negara Asing sebagai pihak yang menguasai tanah dan Warga Negara Indonesia selaku Pihak Yang dipinjam nama untuk kepemilikan secara yuridis. Untuk mencapai tujuan penulisan hukum tersebut maka dalam penulisan ini akan menggunakan metode penulisan hukum normatif dengan menggunakan bahan hukum primer dan bahan sekunder untuk dianalisis dengan penafsiran hukum terhadap peraturan-peraturan yang tekait. Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960, ada pembatasan atas kepemilikan dan penguasaan hak atas tanah bagi Warga Negara Asing di Indonesia terhadap jenis-jenis hak tertentu atas tanah salah satunya adalah Hak Milik. Kepemilikan tanah hak milik oleh warga negara asing adalah dilarang berdasarkan ketentuan Pasal 9 Undang-Undang Pokok Agraria yang menetapkan hanya Warga Negara Indonesia saja yang dapat mempunyai Hak Milik atas tanah. Selain itu, ketentuan Pasal 26 ayat (2) Undang-Undang Pokok Agraria juga melarang pemindahan hak milik atas tanah dari Warga Negara Indonesia kepada Warga Negara Asing, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kata Kunci: Hak Penguasaan Atas Tanah, Perjanjian Nominee, Akibat Hukum


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.