PERAN DAN TANGGUNGJAWAB NOTARIS DALAM KEPUTUSAN PEMEGANG SAHAM DILUAR RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) BERDASAR UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS

Yasin Tanaka ., Hudi Asrori .

Sari


Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pembuatan keputusan sirkuler pemegang saham, mengetahui peran serta tanggung jawab Notaris terkait Keputusan Sirkuler. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif. data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan keputusan sirkuler pemegang saham adalah merupakan usulan dari pemegang saham, yang kemudian diedarkan ke seluruh pemegang saham untuk dimintakan persetujuan, yang selanjutnya akan dituangkan ke dalam akta otentik. Dalam Pembuatan Keputusan Sirkuler, Notaris tidak berperan langsung di dalamnya, Notaris berperan pada saat penuangan isi keputusan sirkuler ke dalam Akta Otentik sebagai bentuk peneguhan dari Keputusan pemegang saham melalui keputusan sirkuler. Tanggung jawab Notaris seketika lahir terhadap akta otentik yang dibuat olehnya, termasuk hasil penuangan keputusan sirkuler ke dalam akta otentik. Implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat umum maupun Notaris  mengenai aturan-aturan dan prosedur pembuatan keputusan sirkuler.  Dalam hal penuangan akta sirkuler ke dalam akta otentik, hendaknya Notaris senantiasa menerapkan prinsip-prinsip kehati-hatian, serta perlunya dibuat peraturan khusus oleh pemerintah, terkait dengan hal-hal apa saja yang dapat dilakukan dengan pengambilan  keputusan  di  luar  RUPS sesuai Pasal 91 UUPT.

Kata kunci : Notaris, Rapat Umum Pemegang Saham, Keputusan Sirkuler


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.