PERAN NOTARIS DALAM UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI DALAM JUAL BELI ONLINE

Nindy Ockta Mutiara Hapsari ., Irnawan Darori .

Sari


ABSTRACT

This study aims to determine the role of the Notary profession in the protection of the law for a buyer to buy and sell online, as well as the process of making the evidence for this can be considered authentic evidence.This research is a law research doctrinal prescriptive. This research was conducted using the approach of the Act and conceptual approaches. The type of data used is secondary data sources of legal materials. Data collection techniques used is by way of library research. Sources of legal materials were analyzed by using deductive logic analysis techniques.

From the results of research and studies it is known that for a deed of agreement or contract electronically, there is currently no role to do Notary in making authentic act electronically, but the role can be done in terms of issuing an electronic certificate together with the Certificate Authority to become a trusted third party ( trusted third party). The process of proving to be categorized as authentic evidence on the electronic certificate as well as the process of proving the civil procedural law generally applicable in Indonesia. Digital forensic evidentiary process is required and can be verified to the ministry of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia through barcode scanning directly.

Keywords: Cyber Notary, legal protection, buying and selling online.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran profesi Notaris dalam upaya perlindungan hukum bagi pembeli dalam jual beli online, serta proses pembuatan alat bukti untuk dapat dijadikan sebagai bukti otentik.Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum doktrinal yang bersifat preskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Undang-undang dan pendekatan konseptual. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder berupa sumber bahan hukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui cara study kepustakaan. Sumber bahan hukum yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis logika deduktif.Dari hasil penelitian dan kajian diketahui bahwa Untuk akta perjanjian atau kontrak elektronik, saat ini belum ada peranan yang dapat dilakukan Notaris dalam pembuatan akta otentik secara elektronik, akan tetapi peranan Notaris dapat dilakukan dalam hal penerbitan sertifikat elektronik bersama dengan Certificate Authority untuk menjadi pihak ketiga terpercaya (third trusted party). Proses pembuktian untuk dapat dijadikan alat bukti otentik  pada sertifikat elektronik sama halnya dengan proses pembuktian pada hukum acara perdata pada umumnya yang berlaku di Indonesia. Proses pembuktian dibutuhkan digital forensic dan dapat diverivikasi ke kantor kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia  Republik Indonesia melalui scan barcode secara langsung.

 

Kata Kunci : cyber notary, perlindungan hukum, jual beli online.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.