Vol 1, No 2 (2014)

Posisi hukum jaminan utang yang semakin penting dalam suatu sistem hukum modern menyebabkanhukum bidang ini telah menarik pandangan para ahli hukum dan bisnis, sehinga hukum bidang initelah mendapat pengaturan yang cukup rapi. Bahkan jaminan utang dalam bentuk fiusia, yang semula hanya terdapat dalam praktik dan tidak memiliki aturan main sama sekali, sekarang telah ada undang – undang yang khusus mengaturnya.Pada edisi kedua ini selain membahas jaminan kebendaan fiusia dengan segala problematika pada saat eksekusi, lembaga pegadaian yang cenderung menjadi primadona bagi masyarakat kelas bawah, yang bersaing dengan Bank Pengkreditan rakyat (BPr), dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dibahas pula gadai dalam prospektif Hukum Adat serta resi gudang sebagai lembaga jaminan paling baru. tidak ketinggalan pula,
yang selalu hangat diperbincangkan oleh para teoritisi dan praktisi, yaitu Hak tanggungan.


Mesikpun parate executie dalam UUHT pengaturannya terdapat inkonsistensi, konflk norma dan kesesatan penalaran tetapi dengan berdasarkan prinsip perlindungan hukum dan kepastian hukum, bilamana Kantor lelang Negara konsisten dalam melaksanakan penjualan lelang berdasarkan parate executie (Pasal 6 UUHt), maka lembaga parate executie tidak lagi lumpuh dan mati, melaikan hidup dan eksis kembali sebagai tiang
penyangga utama bagi lembaga jaminan, khusunya Hak tanggungan.


tetaplah disadari bahwa jaminan adalah perjanjian yang sifatnyanya accesoir, sementara yang menjadi perjanjian pokoknya adalah Perjanjian Utang – piutang. terkait dengan perjanjian ini dibahas tentang asas–asas pokok dalam suatu kontrak. Asas – asas hukum kontrak pada dasarnya tidak terpisah satu sama lainnya, namun dalam berbagai hal saling mengisi dan melengkapi. Dengan kata lain, masing – masing asas tidak berdiri dalam kesendiriannya, tetapi saling melingkupi dan melengkapi keberadaan suatu kontrak.


Pada kesempatan edisi ini redaksi menghaturkan ucapan terimakasih kepada saudara Pranoto, selaku salah satu pengampu Mata Kuliah Hukum Jaminan dan Hukum Kontrak yang telah membimbing dan mengarahkan mahasiswanya untuk menulis artikel, sehingga edisi ini segera terbit.

Daftar Isi

Artikel

PROSPEK KEGIATAN USAHA PERGADAIAN DALAM MENGHADAPI LEMBAGA PERKREDITAN DI INDONESIA PDF
Noviyanti Ekatama
EKSISTENSI GADAI SEBAGAI LEMBAGA JAMINAN DI TENGAH MENJAMURNYA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP) DEWASA INI PDF
Tarita Kooswanto
GADAI TANAH/SAWAH MENURUT HUKUM ADAT DARI MASA KE MASA PDF
Nur Ridwan Ari Sasongko
EKSISTENSI DAN KEDUDUKAN KREDITUR HAK TANGGUNGAN DALAM KEPAILITAN PDF
Andhyka Muchtar
PROBLEMATIKA BERBAGAI PERATURAN EKSEKUSI OBJEK JAMINAN FIDUSIA PDF
Hera Dwi Nurwitasari
DINAMIKA PERSONAL DAN CORPORATE GUARANTEE DI DUNIA PERBANKAN DI INDONESIA PDF
RM Sayid Wrahaji Surya Kusuma
HUBUNGAN ANTARA ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK, PACTA SUNT SERVANDA, DAN ITIKAD BAIK PDF
Fitria Hudaningrum
KARAKTERISTIK DAN KAITAN ANTARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DAN WANPRESTASI PDF
Evalina Yessica
EKSISTENSI RESI GUDANG SEBAGAI LEMBAGA JAMINAN DI INDONESIA PDF
Evi Sustyaningrum
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGABULKAN PERMOHONAN PEMBATALAN PERKAWINAN DI PENGADILAN AGAMA BANTUL (Studi Kasus Perkara Nomor:338/Pdt.G/2010/PA.Btl) PDF
Ani Yunita