Penyerahan

Penyerahan Online

Sudahkah memiliki username dan kata sandi untuk VERSTEK?
Ke Login

Butuh username dan kata sandi?
Ke registrasi

Registrasi dan login diperlukan untuk menyerahkan item online dan untuk mengecek status penyerahan sekarang.

 

Petunjuk Penulis

STRUKTUR NASKAH HASIL PENELITIAN, ARTIKEL LEPAS, ANOTASI DAN EKSAMINASI
1.  HALAMAN JUDUL

  1. Judul  ditulis  dengan  singkat  maksimal  20  kata  dan  jelas,  menggunakan huruf kapital sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
  2. Bagi  jurnal  yang  bersumber  dari  naskah  ilmiah  skripsi,  tesis,  maupun disertasi, judul naskah jurnal harus berbeda dengan judul sumber naskahilmiah tersebut.
  3. Running head (judul singkat/judul pelari) terdiri dari maksimal 55 karakter ditempatkan di atas judul.
  4. Nama  penulis  disematkan  tanpa  mencantumkan  gelar.  Penulis  naskah dibatasi maskimal 3 (tiga) orang dengan urutan sesuai besaran kontribusi yang  diberikan,  misalnya  (urutan  pertama  penulis,  urutan  kedua pembimbing  2,  urutan  ketiga  pembimbing  1)  atau  (urutan  pertama  ketua peneliti, urutan kedua dan ketiga anggota tim peneliti).
  5. Alamat korespondensi  ditulis dengan jelas meliputi nama lengkap dengan gelar, alamat, nomor telepon dan alamat email  yang dilampirkan di bagian akhir naskah.

2. ABSTRAK

  1. Abstrak ditulis dengan cetak miring (italic) dan ditempatkan setelah judul.
  2. Untuk  naskah  dalam  Bahasa  Indonesia,  Abstrak  ditulis  dalam  Bahasa Indonesia disertai dengan terjemahan dalam Bahasa Inggris.
  3. Abstrak terdiri dari maksimal 250 kata, yang berisi deskripsi naskah secara singkat  namun  diuraikan  dengan  jelas  dan  mudah  dipahami,  serta menunjukkan keunikan studi yang dilakukan.
  4. Abstrak  dimulai  dengan  tujuan  penelitian  dan  diakhiri  dengan  simpulan yang jelas. Pustaka tidak merupakan bagian yang ditulis di dalam Abstrak.
  5. Pada bagian akhir abstrak, ditulis kata kunci sebanyak 3-5  kata kunci  (key words).

3. SUB JUDUL

  1. Subjudul  utama  (ABSTRAK/ABSTRACT,  PENDAHULUAN,  METODE PENELITIAN,  HASIL  DAN  PEMBAHASAN,  SIMPULAN, PERSANTUNAN/UCAPAN  TERIMA  KASIH  (jika  ada)  dan  DAFTAR  PUSTAKA)  pada  naskah  penelitian,  subjudul  utama  (JUDUL,
    ABSTRAK/ABSTRACT,  PENDAHULUAN,  SUB-SUB  BAHASAN,  PENUTUP,  DAFTAR  PUSTAKA)  pada  naskah  artikel  lepas,  sertra
    subjudul  utama  (JUDUL,  ABSTRAK/ABSTRACT,  PENDAHULUAN, RUMUSAN  MASALAH,  ANALISIS,  KESIMPULAN,  DAFTAR
    PUSTAKA)  pada  naskah  anotasi  dan  eksaminasi,  ditulis  dengan  huruf kapital, cetak tebal  (bold),  serta  ditempatkan di  sisi kiri baris (align text to the left).
  2. Subjudul kedua ditulis dengan huruf kecil, tebal, ditempatkan di  sisi kiri baris (align text to the left).  Adapun huruf kapital hanya dipakai pada awal kata.
  3. Setiap  subjudul  tidak  diberi  baris  kosong  pada  bagian  atas  dan  bagian
    bawahnya (after 0 before 0).

4. PENDAHULUAN

  1. Pendahuluan  ditulis  di  halaman  baru  setelah  Abstrak  yang  memuattentang;  isu  hukum,  urgensi,  maupun  potensi  ekses  bahasan  jika  tidak dilakukan pengkajian terhadap permasalahan hukum dimaksud.
  2. Pendahuluan  menjelaskan  secara  singkat  sebagai  landasan  tujuan penelitian,  problematik  hukum  dalam  artikel  lepas,  maupun  isu  hukum sebuah  putusan  hakim  dalam  anotasi  maupun  eksaminasi.  Adapunpenjelasan secara mendalam dari masing-masing naskah ditempatkan pada bagian  HASIL  DAN  PEMBAHASAN  (untuk  naskah  penelitian),  SUB BAHASAN  (untuk  naskah  artikel  lepas),  ANALISIS  (untuk  naskah anotasi dan eksaminasi).

5. METODE PENELITIAN (khusus untuk naskah hasil penelitian)

  1. Menjelaskan  tentang  metode  penelitian  yang  digunakan  secara  ringka (hanya untuk naskah penelitian).
  2. Prosedur  perolehan  dan  jenis  data/bahan  hukum,  pendekatan  penelitian yang  digunakan,  analisis  penelitian  dilengkapi  dengan  referensi  pustaka metode yang sahih

6. SUB-SUB BAHASAN (Khusus naskah artikel lepas)

  1. Sub-sub  bahasan  berisi  uraian  mengenai  paparan  data/bahan  hukum  yang  berkaitan  dengan  permasalahan  yang  diangkat  dalam  naskah,  hingga  hasil kajian dan bahasan mengenai problematik dan solusi yang ditawarkan.

7. RUMUSAN MASALAH (khusus untuk naskah hasil anotasi dan/atau eksaminasi)

  1. Rumusan  masalah  merupakan  ‘benang  merah’  dari  bagian  pendahuluan yang  berwujud  pengerucutan  permasalahan  hukum  yang  dibahas  dalam keseluruhan naskah.
  2. Menjelaskan tentang isu hukum yang menjadi fokus bahasan dalam naskah yang  dapat  dituangkan  dalam  format  pointer  pertanyaan  maupun  narasi pernyataan problematik hukum yang dibahas.

8. HASIL DAN PEMBAHASAN (khusus untuk hasil penelitian)

  1. Penyajian  hasil  penelitian  dikombinasikan  dengan  pembahasan  secara langsung.
  2. Hasil disampaikan dalam bentuk tabel jika memungkinkan.
  3. Teks  diperlukan  untuk  menjelaskan  data/bahan  hukum  pada  tabel  tetapi hendaknya tidak terjadi banyak pengulangan  penyajian data/bahan hukum dari tabel pada teks.
  4. Pembahasan menjelaskan hasil penelitian secara detil dan jelas.

9. ANALISIS

  1. Penyajian hasil  telaah putusan hakim  dikombinasikan dengan pembahasan secara langsung.
  2. Hasil  telaah  putusan  hakim  disampaikan  dalam  bentuk  tabel  jika memungkinkan.
  3. Teks  diperlukan  untuk  menjelaskan  data/bahan  hukum  pada  tabel  tetapi hendaknya tidak terjadi banyak pengulangan  penyajian data/bahan hukum dari tabel pada teks.
  4. Pembahasan menjelaskan hasil telaah putusan hakim secara detil dan jelas.

10. PERSANTUNAN /UCAPAN TERIMA KASIH

  1. Persantunan  merupakan  perwujudan  adab  dan  etika  dalam  penyusunan naskah  ilmiah,  baik  yang  bersumber  penelitian,  artikel  lepas,  anotasi maupun  eksaminasi  yang  tentu  saja  tidak  terlepas  dari  bantuan  berbagai pihak.
  2. Untuk naskah  yang bersumber hasil penelitian, instansi tempat penelitian dilakukan,  instansi  pemberi  dana,  key  person  yang  menjadi  narasumber, maupun  pembimbing  yang  berperan  aktif  dalam  rangkaian  penelitian merupakan subyek yang dapat disematkan dalam bagian persantunan

11. DAFTAR PUSTAKA

  1. Sitasi pustaka  pada teks  ditulis  dengan gaya selingkung  body text  sebagai berikut:  Natalegawa (2001) atau (Natalegawa, 2001); Hassan  et al. (2005) atau  (Hassan  et  al.,  2005),  Garcia  dan  Mack  (2000)  atau  (Garcia  dan Mack, 2000).
  2. Apabila ada 2 atau lebih  artikel dari penulis yang sama dalam tahun yang sama  maka  setelah  tahun  ditambahkan  notasi  dengan  alfabet  berdasar urutan  munculnya  di  teks,  misalnya:  Honarbakhsh  et  al.  (2007a); Honarbakhsh et al. (2007b); Honarbakhsh et al. (2007c).
  3. Daftar Pustaka ditulis berdasarkan urutan alfabet.

12. GAMBAR

  1. Gambar dibuat dengan jelas dan mudah dipahami dengan warna hitam dan putih.
  2. Gambar ditempatkan langsung di dalam teks.
  3. Judul  gambar  ditulis  setelah  nomor  gambar,  diletakkan  pada  baris  yang sama dengan menggunakan huruf kapital hanya pada huruf pertama. Judulgambar tidak diakhiri dengan tanda titik.
  4. Satu halaman hanya untuk satu gambar. contoh


11. TABEL

  1. Tabel dibuat dengan jelas dan mudah dipahami tanpa membaca teks.
  2. Data pada tabel tidak terlalu banyak diulang pada teks.
  3. Semua singkatan yang digunakan pada tabel harus dijelaskan pada bagian
    bawah tabel tersebut.
  4. Tabel  dibuat  dengan  menggunakan  format  tabel.  Tabel  hanya menggunakan garis mendatar yaitu untuk judul kolom dan bagian bawah
    tabel.  Diantara  tiap  variabel  tidak  digunakan  garis.  Pada  bagian  atas digunakan garis tebal atau garis ganda.
  5. Judul tabel ditulis setelah nomor tabel, pada baris yang sama dengan huruf kapital hanya pada huruf pertama. Judul tabel tidak diakhiri dengan tanda titik.
  6. Judul pada tiap kolom (heading) menggunakan  huruf kapital pada setiap awal  kata  sedangkan  nama  variabel  hanya  huruf  pertama  yang menggunakan huruf kapital.
  7. Semua  tabel  ditempatkan  dibagian  belakang  teks,  yaitu  setelah  gambar atau setelah daftar pustaka jika tidak ada gambar. Pada bagian teks cukup diberi keterangan di mana tabel akan ditempatkan.
  8. Satu halaman hanya untuk satu tabel.

 

Petunjuk Untuk Penulis

Sebagai bagian dari proses penyerahan, penulis diminta untuk menandai pelaksanaan penyerahan naskah dengan semua item berikut, dan penyerahan mungkin kembali ke penulis yang tidak sesuai dengan petunjuk.

  1. Naskah  dikirim  ke  Redaksi  ELECTRONIC  JOURNAL  ‘VERSTEK’ BAGIAN  HUKUM  ACARA  FAKULTAS  HUKUM  UNIVERSITAS SEBELAS MARET SOLO melalui perwakilan masing-masing bagian.

    Alamat : Redaksi Electronic Journal ‘Verstek’ Fakultas Hukum UNS Jurusan/Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret
    Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, 57126
    Tel./Fax : (0271) 664989
    Blog: jurnalverstek.wordpress.com
    Email: jurnalverstek@yahoo.co.id

 

Pernyataan Privasi

Nama dan alamat email yang dimasukkan di situs jurnal akan digunakan secara eksklusif untuk tujuan jurnal yang sudah disebutkan dan tidak akan dibuat tersedia untuk tujuan lain atau untuk pihak lain.