ALASAN PERMOHONAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN DALAM PERKARA KEJAHATAN TERHADAP ASAL-USUL DAN PERKAWINAN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 937 K/Pid/2013)

Anggi Anindya Wardhani

Sari


Abstrak
Kasus yang dikaji pada putusan Mahkamah Agung Nomor 937 K/Pid/2013 ini merupakan kasus kejahatan terhadap asal-usul dan perkawinan. Terdakwa yang merupakan Pegawai Negeri (PNS) di Bangkinang melakukan perkawinan untuk yang kedua kalinya, sedangkan diketahui Terdakwa telah memiliki istri sah. Sebelum melakukan pernikahan kedua, Terdakwa tidak pernah meminta izin dari istri sahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pengajuan kasasi oleh Penuntut Umum serta pertimbangan hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus perkara kejahatan terhadap asal-usul dan perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan penuntut umum mengajukan permohonan kasasi dengan alasan telah terjadi kesalahan penerapan hukum sesuai dengan apa yang tertera dalam Pasal 253 Kitab Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP) tentang alasan pengajuan kasasi. Hasil Pemeriksaan Hakim Mahkamah Agung adalah bahwa berdasarkan fakta persidangan Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah bersalah, dan sesuai Pasal 256 Kitab Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP) maka Hakim Mahkamah Agung mengadili sendiri perkara tersebut dan menghukum Terdakwa karena alasan kasasi Penuntut Umum telah dikabulkan. Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung tersebut berdasarkan telah sesuai dengan Pasal 256 Jo Pasal 193 ayat (1) KUHAP.

Kata kunci: kejahatan terhadap asal-usul dan perkawinan, alas an kasasi, penuntut umum, pertimbangan hakim

Abstract
Case reviewed at Supreme Court’s Verdict Number 937 K/Pid/2013 is a crime against the origins and marriage. The defendant, who is a Public Servant (PNS) in Bangkinang married for the second time, meanwhile the defendant still has legal wife. Before the marriage, The defendant never ask for permission from his legal wife. The purpose of this research is to understand the reasons of the cassation reasons by public prosecutor and the consideration of Supreme Court judges in examining and deciding the case of crimes against the origins and marriage.The results showed that The public Prosecutor submit the cassation application with reasons that the law was not occurred necessarily and it’s consistent with Article 253 Criminal Procedure Code about the reasons of Cassation application. The defendant was right proven guilty, then article 256 is applied. Consideration of the Supreme Court’s Judge in examines the cassation application for onslag verdict is based on the Article 256 juncto Article 193.

Keywords: crime against the origins and marriage, cassation reasons, public prosecutor, consideration of the judge.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.