ALASAN PERMOHONAN KASASI PENUNTUT UMUM DAN PERTIMBANGAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN (STUDI PUTUSAN NOMOR: 735 K/ PID.SUS/ 2014)

Dea Arsyandita, Edy Herdyanto

Sari


Abstrak
Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji beberapa permasalahan, mengenai Alasan Permohonan Kasasi Penuntut Umum dan Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung dalam Tindak Pidana Membujuk Anak Melakukan Persetubuhan dengan Pasal 253 KUHAP dan Pasal 256 KUHAP. Penulisan normatif yang bersifat preskriptif dan terapan adalah jenis yang digunakan dalam penulisan ini. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang menggunakan studi kepustakaan untuk teknik pengumpulan data. Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan terbukti bahwa Terdakwa telah melakukan persetubuhan anak di bawah umur sebagaimana diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hakim judex factie
dalam memutus perkara tidak menerapkan atau menerapkan peraturan hukum yang tidak sebagaimana mestinya, yakni dalam hal tidak mempertimbangkan keterangan saksi-saksi, keterangan Terdakwa serta barang bukti sehingga Majelis Hakim menerapkan sanksi pidana di bawah ketentuan minimum terhadap Terdakwa. Bahwa Penuntut Umum keberatan dengan sanski pidana yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim kepada Terdakwa karena dalam aturannya ada standar minimalnya dan pertimbangan hukum Mahkamah Agung yang mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum telah sesuai dengan ketentuan Pasal 256 KUHAP.

Kata Kunci : Kasasi, pertimbangan hakim, persetubuhan anak

Abstract
This legal writing aims are to examine some issues, the suitability of the basic public prosecutor appeals and consideration of Supreme Court judges in criminal act persuade children copulation as stated in Article 253 and Article 256 On Criminal Procedure Code. This is normative research which prescriptive and applied research. Sources of law materials used primary law and secondary law which use of literature study on data collection techniques.Based on facts revealed at court proved that the Defendant had been copulating children as punished into Article 81 Paragraph (1) of Law Number 23 Year 2002 On Children Protection. Research concluded that The Judge judex factie in deciding the case did not apply or apply laws not as appropriate, which in terms of not considering statement of the Witnesses, statement of the Defendant as well as evidences that The Judges apply penal sanctions below minimum provisions against the Defendant. Public Prosecutor objected to penal sanctions dropped by The Judges to the Defendant because there are minimum standard rule and legal considerations of the Supreme Court which granted the public prosecutor’s appeal in accordance with provisions of Article 256 on Criminal Procedure Code

Keywords: Cassation, consideration of judge, children copulation.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.