ANALISIS KESALAHAN PENERAPAN HUKUM PEMBUKTIAN SEBAGAI DASAR PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NIAGA OLEH MAHKAMAH AGUNG (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 45 K/Pdt.Sus/2013)

Ferry Ferbianto, Syafrudin Yudowibowo

Sari


Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian pertimbangan hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 64/PAILIT/2012/PN.NIAGA.JKT.PST dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif yang bersifat preskriptif dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang menggunakan metode studi pustaka sebagai teknik pengumpulan bahan hukum. Teknik analisis yang digunakan adalah metode deduksi.Berdasarkan  hasil  penelitian  dan  pembahasan  dapat  disimpulkan  bahwa  Mahkamah Agung  dalam membatalkan putusan pengadilan niaga karena salah menerapkan hukum pembuktian dan mengabulkan permohonan pailit telah sesuai dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan
dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, karena dalam pertimbangannya termohon pailit memiliki dua kreditur dan utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih.

Kata kunci: Hukum pembuktian, pengadilan niaga, mahkamah agung.

Abstract
This study aims to investigate supreme court accordance of judge consideration canceled of the Jakarta Central District Court in Commercial Court Verdict No. 64/BANKRUPTCY/2012/PN.NIAGA.JKT.PST with Law No. 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligation.This type of this research is normative prescriptive applied using legislation approach and case approach. Sources of legal materials used include the primary legal materials and secondary law that using literature as a technique of collecting legal material. Technical analysis is the method of deduction.Based on the results of research and discussion can be concluded that The Supreme Court in canceling the decision of the commercial court because it misapplied the law of evidence and granted a bankruptcy request in accordance with Article 2 Law No. 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligation, because in its consideration of the defendant bankrupt has two creditors and the debt that has matured and could be charged.

Keywords: Law of evidence, commercial court, supreme court.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.