ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR : 351 K/PID/2013 MENGENAI PEMBERATAN HUKUMAN PIDANA

Adi Nugraha Mulia, Vico Michael, Dodik Rustanto

Sari


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis yuridis mengenai putusan kasasimahkamah agung nomor 351 K/PID/2013 mengenai pemberatan hukuman pidana.Penulisan hukum ini termasuk penelitian hukum normatif, bersifat preskiptif, teknikpengumpulan bahan hukum dengan cara studi kepustakaan dan menggunakan analisisdengan metode silogisme. Berdasarkan hasil penelitian pengambilan putusan padakasus ini Penuntut umum mengejukan kasasi dikarenakan adanya kelalaian majelishakim dengan tidak mempertimbangkan alat bukti visum et repertum sebagai alat buktiuntuk memperberat hukuman kepada terdakwa dan dengan alasan tersebut pengejuankasasi oleh Penuntut Umum diterima. Hakim di tingkat kasasi menilai bahwa putusanyang dijatuhkan oleh Pengadilan Tinggi terdapat mempertimbangkan bukti visum etrepertum sebagai alat bukti yang patut dipertimbangkan oleh karena itu majelis hakimdi tingkat kasasi memperberat hukuman terdakwa dengan menjadikan visum etrepertum sebagai alat bukti yang dipertimbangkan.

 

ABSTRACT

This aims research to know the juridical analysis of the Supreme Court of Cassationruling No. 351 K/PID/2013 regarding the addition of criminal punishment. I am writingthis law including normative legal research, nature preskiptif, legal materials collectiontechniques by studying librarianship and use analysis with the syllogisms method.Based on the research result takes the verdict in this case public prosecutor due tonegligence of Cassation Tribunal judges by not considering visum et repertum evidenceas evidence to sentence to the defendant and the addition  with the filing reason ofCassation by the Public Prosecutor received. Judges at the appeal argued that theverdict was overthrown by the High Court is considering evidence of visum et repertumas means of proof that should be considered by the Tribunal therefore judges insentences the defendant addition of Cassation level by making the visum et repertum asevidence that can be considered.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.